top of page

KREATIVITAS ERA NOW

  • Ayu Rai
  • Jul 8, 2018
  • 4 min read

Kegiatan yang merupakan kumpulan aktivitas ekonomi berbasis pengetahuan yang dikolaborasikan dengan kreativitas dan inovasi dapat menghasilkan berbagai produk dan jasa yang bernilai tambah. Dengan bertambahnya peminat akan jasa dan produk tersebut maka berkurangnya juga penjualan akan sumber daya. Hal ini menunjukan bahwa terjadinya sebuah perubahan dan pergeseran dalam pengelolaan strategi bisnis dan pasar yakni dari era industri ke era digital. Pada 20 tahun lalu, Guru Besar di Sloan Management School, Prof. Lester Carl Thurow, telah memprediksi sangat akurat. Ada tiga tantangan utama yang akan dihadapi pada era ekonomi kreatif, yaitu: semakin berkurangnya peran SDA dan buruh, semakin berkurangnya peran kejayaan masa lalu suatu bangsa dalam pertumbuhan bangsa, serta semakin meningkatnya peran kreativitas dan daya inovasi manusia sebagai unsur pokok dalam menentukan keunggulan dan keberhasilan pertumbuhan ekonomi suatu bangsa.

Perbedaan antara kepintaran, kecerdasan,kreativitas dan inovatif

Kepintaran adalah kemampuan Anda dalam menyerap informasi. Ketika Anda mampu membaca dan mengambil ilmu pengetahuan dari buku atau informasi yang Anda serap, Anda cukup pintar. Akan tetapi, kepintaran berhenti disitu saja. Orang pintar memiliki banyak pengetahuan, akan tetapi kadang menghambatnya dalam pengambilan keputusan, karena pengetahuan yang banyak itu memberikan banyak informasi.

Kecerdasan adalah kemampuan mengelola kepintaran. Orang yang sukses kadang orang yang tidak terlalu pintar, akan tetapi bisa mengelola orang pintar. Kecerdasan membuat Anda tahu siapa orang pintar yang cocok mengerjakan jenis pekerjaan tertentu. Kecerdasan membuat Anda bisa mengambil keuntungan dari kombinasi kepintaran.

Kreativitas adalah kemampuan untuk membuat perbedaan. Orang yang kreatif adalah orang yang melihat hal yang sama tapi berpikir dengan cara yang berbeda. Kreativitas menghasilkan perbedaan dan orang yang kreatif bisa stand out of the crowd, tampil diantara kerumunan orang. Perbedaan membuat peluang baru terbuka.

Inovatif adalah kemampuan untuk menemukan nilai komersil dari kreativitas. Inovasi membuat kreativitas tidak cukup untuk meraih sukses. Kreatif hanya membuat perbedaan, inovasi membuat perbedaan tersebut memiliki nilai komersil.

Pengertian Kreativitas Dan Inovasi Menurut Beberapa Ahli

Hal utama yang diperlukan untuk mengasah dan mengembangkan kreativitas adalah menyiapkan otak untuk selalu terbuka menerima impuls atau rangsangan dari luar. Karena otak itu luar biasa hebatnya, sehingga sangat disayangkan jika tidak menggunakannya semaksimal mungkin. Setiap peristiwa, pengalaman hidup, bahkan hal-hal kecil yang terjadi dan ada disekitar kita dapat digunakan untuk mengembangkan kreativitas. Selain itu telah tersedia produk-produk yang dapat digunakan untuk meningkatkan dan mengembangkan kreativitas seseorang.

Pengertian kreativitas (Munandar,1995:47-51) antara lain :

a. Kreativitas adalah kemampuan untuk membuat kombinasi baru berdasarkan data, informasi atau unsur-unsur yang ada.

b. Kreativitas (berpikir kreatif atau berpikir divergen) adalah kemampuan berda-sarkan data atau informasi yang tersedia, menemukan banyak kemungkinan jawaban terhadap suatu masalah yang penekanannya pada ketepatgunaan dan keragaman jawaban.

c. Secara operasional kreativitas dapat dirumuskan sebagai kemampuan yang mencerminkan kelancaran, keluwesan (fleksibilitas), orisinal dalam berpikir, dan kemampusan untuk mengelaborasi (mengembangkan, memperkaya, mem-perinci) suatu gagasan.

Cooperative learning

Bagaimana setiap pribadi satu sama lainnya berinteraksi merupakan salah satu aspek penting dari sebuah instruksi tugas dalam kelas. Terdapat beberapa cara seseorang dapat berinteraksi dengan orang lainnya. Mereka dapat berkompetisi untuk mengetahui siapa yang menjadi terbaik, atau mereka dapat bekerja secara individu untuk meraih tujuan perkuliahan tanpa memperhatikan dan bekerjasama dengan orang lainnya, atau mereka bekerjasama dengan menetapkan kepentingan yang sama sebagai pembelajaran satu sama lainnya. Hal yang terakhir adalah inti dari metode pembelajaran cooperative learning. Cooperative learning melibatkan kerjama antar mahasiswa dengan belajar untuk berjuang bersama, menyelesaikan suatu pekerjaan bersama, mendukung satu sama lain, merayakan kesuksesan bersama, dengan mengabaikan latar belakang budaya dan jenis kelamin (Roger T. and David W. Johnson, 2004).

Beberapa hal yang mengkondisikan terjadinya cooperative learning adalah:

1. Adanya positive interdependence yang jelas.

2. Terjadi interaksi face-to-face (promotive interaction).

3. Adanya akuntabilitas dan tanggung jawab individu untuk meraih tujuan bersama dalam kelompok (positive relationship).

4. Penggunaan kemampuan interpersonal dalam kelompok kecil (phsycological, adjustment, social competence).

5. Terdapat proses perbaikan keefektifan masa depan(effort to achieve).

Kerangka Berfikir

Seseorang yang selalu mengutamakan tugas dan hasil adalah orang yang selalu mengutamakan nilai-nilai motif berprestasi, yang merupakan inti dari kewirausahaan. Kegiatan belajar mengajar yang menumbuhkan gagasan kreatif dan inovatif dapat dilaksanakan melalui penciptaan lingkungan kelas yang merangsang belajar kreatif, salah satunya dengan kegiatan praktikum secara kelompok dan pengalaman langsung dengan benda-benda konkrit..

Melalui cooperative learning yang mendasarkan pada pemberian tugas/task untuk kelompok mahasiswa, berupa penyusunan, presentasi dan implementasi business plan, maka jiwa, sikap dan semangat kreativitas dan inovasi mahasiswa untuk berwirausaha akan terbentuk, karena mahasiswa akan secara langsung mempraktekkan ilmunya dan mengeksplorasi kreativitas dan inovasinya berwirausaha.

Dalam kacamata pemerintah, creativepreneur adalah potensi yang menjadi cikal bakal meningkatkan devisa negara. Menurut data Kementerian Perdagangan hingga saat ini, industri kreatif telah menyumbang Rp104,4 trilliun, atau rata-rata 4,75 persen terhadap PDB nasional. Di mana kontribusi terbesar nasionalnya adalah fesyen, kerajinan, dan periklanan. Apabila dibandingkan dengan negara maju di dunia, era ekonomi kreatif berkembang dengan pesat dan cepat karena apresiasi dari masyarakat dan pemerintah yang sangat tinggi untuk mendukungnya tumbuhnya kreativitasan individual masyarakatnya. Maka dari itu, saat ini pemerintah Indonesia cukup serius dalam membangun dan melakukan pergerakan menjadi negara maju, dengan membetuk Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) yaitu lembaga pemerintah nonkementerian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden untuk membantu dalam setiap kebijakan ekonomi kreatif dan memberikan bantuan terhadap para start-up creativepreneur Indonesia. Kita sadar akan pentingnya ide kreativitas dalam masa depan kita. Sudah banyak creativepreneur yang sukses dengan usahanya di usia yang masih tergolong muda. Pemerintah sudah memulai langkahnya dengan memberikan wadah dan lahan terhadap para generasi muda untuk menjadi wirausahawan yang kreatif juga inovatif. Sekarang kembali kepada kalian, apa yang akan kalian lakukan selanjutnya?

DAFTAR PUSTAKA

  • Johnson, D. W., Johnson, R. T., dan Stanne, M. B., (2000). Cooperative learning Methods: A Meta-Analysis. Minnesota: University of Minnesota.

  • Johnson, R. T. dan Johnson, D. W., (2004). Improving the Quality of the Teaching and Learning Process through Cooperatie Learning. Baltimore: Brookes Press.

  • Komarah, Kokom, (2006). Pengembangan Kewirausahaan yang Terintegrasi Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran pada Mata Kuliah Restoran dan Produksi Busana Perorangan pada Prodi S-1. Yogya: Penelitian A3.

  • Munandar, Utami. 1995. Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.

  • Robbins, S dan Coulter, M, (1999). Management. International Edition. New Jersey: Prentice Hall.

  • Setyawan, Anton A. (2005). Pengangguran Terdidik vs Kualitas Perguruan Tinggi. FE UMS: Artikel Ekonomi dan Bisnis.

  • Susanto, Sahid, (1999). Impelementasi Wawasan Entrepreneurship dalam Penelitian di Perguruan Tinggi. Yogyakarta: IKIP Yogyakarta.

http://globallavebookx.blogspot.com/2017/02/pengertian-kreativitas-dan-inovasi.html

https://student.cnnindonesia.com/edukasi/20180103112415-445-266334/anak-zaman-now-dan-melejitnya-industri-kreatif/


 
 
 

Follow

  • Facebook

Contact

+6281357784547

Address

Surabaya City, East Java, Indonesia

©2018 by THINKSMARTWOMEN. Proudly created with Wix.com

bottom of page