POLITISI PEREMPUAN ZAMAN NOW
- Ayu Rai
- Apr 5, 2018
- 2 min read
POLITISI PEREMPUAN ZAMAN NOW : Pada hakikatnya sama, mendidik masyakarat dan fungsi sosial kontrol tapi sekaligus harus selaras dengan kepentingan internal partai serta tetap bisa bersikap kritis tapi realistis. Mengedepankan kepentingan yang lebih besar atau mengutamakan arus aspirasi masyarakat banyak daripada membela kelompok.
POLITISI PEREMPUAN ZAMAN NOW : Bersikap adil dan objektif dengan menyampaikan beragam pandangan yang berbeda di masyarakat. Menyaring informasi di tengah lautan hoax dengan menyajikan data dari sumber yang resmi dan otoritasnya bisa dipertanggungjawabkan. (Hj.I.G.A.Aju Nitya Dharmani – BAKAL CALON WAKIL RAKYAT DPRD KOTA SURABAYA 2019 DAPIL 3 Kecamatan Bulak, Gunung Anyar, Mulyorejo, Rungkut, Sukolilo, Tenggilis Mejoyo, Wonocolo)
Dalam kodratnya, politisi perempuan, kadang harus memilih apakah ia terus atau mundur dari pekerjaannya (tekanan keluarga, atau lebih sering keinginan untuk mengurus anak-keluarga), namun dengan segala multi tasking nya perempuan memiliki kepekaan yang tinggi pada isu-isu sosial dan humanis. Dari peninggalan menjadi unggul karena dapat menyuarakan berbagai ketimpangan sosial, kepentingan perempuan dan juga isu-isu sosial-budaya lewat tulisan dan peran sertanya langsung sebagai pendidik.
Politisi perempuan harus menyadari ia bermartabat, maka wanita akan menghargai dirinya sebagai wanita, sebagai manusia yang punya harga diri dan yang tidak mudah dipermainkan arus cinta & politik kotor. Politisi perempuan yang menghargai dirinya akan lebih dicintai pria daripada wanita yang tidak menghargai dirinya.
Perlu di high light yakni memberikan peringatan kepada para lawan jenis khususnya politisi laki laki agar tidak melakukan pelecehan baik verbal maupun secara fisik. Sering kali kalau ada politis perempuan yang memiliki paras cantik kemudian kerap diledek atau bahkan didekati oleh lawan politik/ politisi laki laki.
Pastikan diri sebagai politisi perempuan cukup menjaga hubungan baik secara profesional dan lakukanlah pekerjaan tanggungjawab profesi sebagai politis perempuan sesuai amanah.
Kecantikan bukanlah yang mereka jadikan modal dalam berkarir di dunia politik dan meraih kesuksesan bagi karir mereka. Lebih dari itu mereka tetap mengedepankan kemampuan serta kecerdasan yang dimiliki untuk memberikan yang terbaik bagi negara melalui lembaga pemerintahan.
Politisi perempuan menuntut kita untuk terus belajar dan bersikap skeptis. Politisi perempuan harus bisa menunjukkan bahwa kita siap untuk menghadapi tuntutan zaman. dan PEDULI,SERAP ASPIRASI dan BERI SOLUSI NYATA DENGAN BERKARYA AGAR RAKYAT SEJAHTERA. MENANG SECARA TERHORMAT DAN BERMARTABAT BUKAN UNTUK SEBUAH JABAT ATAU PANGKAT TETAPI MENUJU AKHERAT.
Mereka yang mengatakan Agama tidak ada urusan dengan politik, artinya mereka tidak tahu apa itu Agama.
~ Mahatma Gandhi, Pemimpin India, Guru Perdamaian.
*Think Smart*
Salam Sehat
Salam Cerdas
Hj.I.G.A.Aju Nitya Dharmani,SST,SE,MM
Dosen Ekonomi & Bidan, Seniman,Perias, Relawan Sosial
di Kota Surabaya