SADARLAH!!! KITA DIJAJAH !!!
- Ayu Rai
- Feb 16, 2018
- 3 min read
Memaknai kemerdekaan saat ini adalah mewaspadai penjajahan model baru, ini lebih PENTING !!! Mengapa?,karena jika saat ini Indonesia masih dibelenggu oleh berbagai kekuatan atau pihak yang membuat rakyat tetap miskin, tertinggal, termarjinalisasi, terdiskriminasi, dan terampas hak-hak dasarnya maka pada hakikatnya rakyat belum merdeka.!!!
Negara ini memang sudah merdeka , namun masih banyak bentuk penjajahan lain yang dilakukan bangsa barat pada negara ini.Meski dengan bentuk penjajahan yang berbeda namun penjajahan ini membuat kesengsaraan dan penderitaan bangsa kita.Mulai dari eksploitasi sumber daya alam di Indonesia sampai pada negara yang harus tunduk dan patuh pada kekuasaan asing.Ini sungguh suatu hal yang sangat miris dinegara yang sudah merdeka , negara kita masih bergantung pada negara lain seakan-akan kita tidak sanggup berdiri dengan kaki sendiri. Eksploitasi SDA secara besar-besaran berdampak pada kerusakan alam , negara kita sudah banyak kehilangan hutan akibat dari penebangan liar , pembakaran hutan guna membuka lahan yang dampaknya menyebabkan banyak bencana alam.
Bentuk penjajahan modern tidak terlihat namun cukup mematikan, memporak porandakan tatanan budaya & masyarakat, merusak generasi. Penjajahan merasuk lembut, nikmat, indah, tapi memabukkan meracuni tubuh, jiwa raga, ekonomi, hubungan sosial .
Penjajahan model terbaru adalah suatu negara yang menjajah tidak lagi menggunakan kekerasan sebagai cara tetapi menawarkan sesuatu yang menarik untuk bangsa yang akan dijajah dan sesuatu yang menarik itu harus dibeli dan diatur oleh si penjajah. Dan sekarang yang paling popular adalah menawarkan jenis-jenis alat teknologi modern.
Telepon,televisi,mobil,motor,dan alat canggih lainnya. Siapa saja yang menguasai teknologi maka ia akan menguasai pengguna teknologi.Dan kita sebagai pengguna teknologi tidak bisa menolak bahwa memang alat-alat itu sangat dibutuhkan kita juga.Seolah kita seperti penguasa dunia jika mempunyai teknologi modern padahal kita juga sedang dijajah oleh pembuat teknologi itu. Penjajahan juga menyusup di: Makanan, MedSos, Pendidikan, Kerukunan Persatuan, Agama,Budaya,Seni (musik,film,tari), Kesehatan, dll.
Yang bisa dilakukan masyarakat adalah tetap menjaga persatuan dan bekerja keras. Ingat, dalam sumpah pemuda dan Pancasila kita pernah berikrar berbangsa satu dan berbahasa satu,dan Bhinneka Tunggal Ika.... kalau kita terpecah belah, berarti kita mundur ke belakang dan artinya kita telah berhasil dijajah!!.
Di era media sosial seperti sekarang, potensi bangsa kembali terpecah sangat tinggi kadang kita saling serang dan menjelekkan satu sama lain lalu konyolnya kita langsung percaya begitu saja. Apapun canggihnya kemajuan teknologi tidak akan bisa bergerak sendiri tanpa seorang operatornya yaitu MANUSIA CERDAS. Itu adalah penjajahan yang tidak terlihat dan terasa.
Satu-satunya cara untuk melawan penjajahan cara ini adalah melakukan teknologi tandingan yang jelas untuk orang awam seperti kita sangatlah sulit meskipun tidak mustahil.Kita bisa memaksimalkan alat-alat canggih untuk kita manfaatkan sebaiknya dan sebijaknya meskipun kita tahu bahwa kita masih di dalam bayang-bayang pencipta teknologi.Tetapi hal itu tidak jadi soal jika kita bisa menggunakan teknologi dengan benar dan bijak.Benarartinya kita gunakan untuk hal-hal yang positif dan bijak artinya kita gunakan semaksimal mungkin tanpa menciderai lingkungan dan manusia sebagai penghuninya.
Rakyat Indonesia HARUS TERUS SEMANGAT dalam berjuang melawan penjajah dan memproklamasikan kemerdekaan agar di kemudian hari benar-benar menjadi bangsa yang bebas dari segala bentuk penindasan, kezaliman, ketidakadilan, dan segala hal yang membelenggu dirinya.
Kita dijejali dan diiming-imingi teknologi terus menerus. Entah itu televisi,smartphone,motor,mobil dan lain sebagainya. Kita seperti dipaksa secara halus untuk memiliki semua itu dan membeli semua itu untuk kemudian mereka (pembuat teknologi) membiarkan kita dengan sukarela menyerahkan uang kita karena kebutuhan akan teknologi sudah bergeser fungsinya menjadi kebutuhan yang penting bagi manusia modern.Kita tidak bisa menghindar dan menolak tetapi kita bisa memanfaatkan sebaik mungkin alat-alat canggih itu ,syukur-syukur kita bisa bersaing membuat teknologi tandingan dan kita yang berbalik sebagai negara kelas pencipta teknologi sedang mereka menjadi kelas konsumen.
Karena itu, kepada seluruh elite dan warga bangsa ia berharap bisa merenungi, menghayati, dan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar, spirit, pemikiran, dan cita-cita luhur kemerdekaan yang diletakkan fondasinya oleh para pendiri bangsa tahun 1945.
Mari saling mengingatkan & menjaga dalam kebaikan mulai dari lingkungan anak,keluarga, tetangga, kota, negara Republik Indonesia.
*Think Smart*Salam Sehat Salam Cerdas
Hj.I.G.A.Aju Nitya Dharmani,SST,SE,MM
Dosen Ekonomi & Bidan, Seniman,Perias, Relawan Sosial
di Kota Surabaya