DIET ALAMI MUSLIMAH
- Ayu Rai
- Jan 22, 2018
- 5 min read
Masalah berat badan bagi sebagian Muslimah acap kali menjadi momok. Bukan saja dari segi kesehatan, melainkan penampilan. Memiliki badan yang terlampau kurus, bisa mengundang penyakit lantaran berat tubuh belum ideal dan indikasi, misalnya terkena masalah kekurangan gizi. Demikian pula sebaliknya. Kelebihan berat badan juga dapat berdampak buruk bagi yang bersangkutan.
Tidak bisa dipungkiri, melakukan diet di usia 40 tahun ke atas memang akan terasa sangat sulit, jika dibandingkan ketika Anda masih berusia 20-an. Sebab program diet yang dilakukan tentunya sangat berbeda dengan usia yang masih muda.
Seiring dengan bertambahnya usia, proses metabolisme tubuh seseorang pun akan mengalami perubahan. Nah, hal inilah yang membuat wanita di usia 40 tahun ke atas juga harus melakukan kebiasaan diet. Oleh karena itu kualitas pemilihan cara diet harus dilakukan dengan bijak dan tepat.
Merupakan hal umum bahwa setiap wanita menginginkan tubuh yang langsing ideal. Tak hanya alasan penampilan, manfaat lain seperti kesehatan juga menjadi pertimbangan para wanita melakukan diet. Namun sebelum melakukan diet, ada baiknya jika Anda mengetahui alasan yang tepat untuk melakukannya.

Prof Abd Al Karim Zaidan menjelaskan hal itu dalam bukunya yang berjudul Al Mufashshal fi Ahkam Al Mar’at.Dalam karya yang terdiri dari 11 jilid tersebut, ia mengutarakan kedua permasalahan itu dengan mencantumkan sejumlah dalil. Dalam kasus penambahan berat badan, dijelaskan bahwa seorang perempuan boleh menambah berat badannya, baik yang dilakukan dengan cara mengonsumsi obat maupun dengan metode lainnya, yang dinyatakan aman secara medis. Menurutnya, apakah untuk tujuan pengobatan ataupun atas permintaan suaminya, maka hukumnya sama saja boleh.
Dalam kajian fikih, lanjutnya, istilah penambahan berat badan dikenal dengan tasmin. Abu Dawud menukil riwayat dari Hisyam bin Urwah tentang praktik tasminpada zaman Rasulullah SAW. Ketika Aisyah RA dinikahi Rasulullah, ibu dari perempuan yang berjuluk khumaira (pipi kemerahmerahan) itu ingin agar berat badan anaknya tersebut naik.
Lantas, bagaimana dengan program diet untuk mengurangi berat tubuh? Prof Zaidan mengatakan, sebagaimana hukum menambah berat badan, program diet pun diperbolehkan dalam agama sepanjang tidak berdampak negatif bagi kesehatan tubuh.
Berdiet untuk tujuan kesehatan ataupun atas saran dari suami, keduanya memiliki konsekuensi hukum sama, yaitu boleh. Dalam prinsipnya, lemak yang berlebih diakibatkan pola makan yang tak sehat. Soal makan atau minum, Islam menekankan pentingnya menjaga keseimbangan. Tidak kekurangan dan tidak pula kelebihan. “Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan.” (QS al-A’raaf [7] : 31).
Cara Langsing Alami dengan Berpuasa
Ibadah puasa adalah rukun Islam yang ke-4. Umat muslim wajib berpuasa saat bulan Ramadan. Ada juga puasa sunah yang dilakukan pada hari-hari tertentu, seperti puasa hari Senin dan Kamis serta puasa Daud. Kelebihan berat badan terjadi karena penumpukan lemak di dalam tubuh. Cara agar lemak tidak bertambah adalah dengan memberikan waktu istirahat pada organ pencernaan. Dengan berpuasa, secara otomatis kita sedang mengatur jam makan agar teratur. Saat waktunya berbuka, Ummi jangan makan secara berlebihan, tetapi makanlah seperlunya.
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal saat berbuka, pilihlah makanan yang mengandung serat, seperti buah-buahan dan sayuran. Hindari mengonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak. Jika malam terasa lapar, Ummi bisa mencoba makan 1 potong buah, 1 gelas susu tanpa gula, dan jangan lupa minum air putih.
Melaksanakan Salat Wajib dan Salat Sunah Ternyata Bisa Menjadi Salah Satu Cara Langsing Alami
Saran yang dianjurkan agar berat badan berkurang adalah dengan olahraga secara teratur. Saat melakukan olahraga tubuh senantiasa bergerak, semakin banyak energi yang diperlukan maka tumpukan lemak yang terdapat di dalam tubuh akan berkurang setiap harinya. Sama halnya dengan sholat, setiap gerakan-gerakan di dalamnya terbukti bermanfaat bagi kesehatan.
Makanlah Makanan yang Sehat, Seimbang, dan Secukupnya sebagai Cara Langsing Alami
Allah tidak suka sesuatu yang berlebihan. Agar mendapatkan pola makan terartur, makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum perut kenyang. Artinya, jika kita makan sebelum perut lapar, hal itu dapat membuat kita makan dalam jumlah yang tidak berlebihan. Aturan makan yang baik, yaitu sepertiga bagian untuk perut, sepertiga untuk air, dan sepertiga lagi untuk udara. Jika mengikuti aturan tersebut, makanan yang ada di dalam tubuh lebih mudah untuk dicerna.
Cara Menurunkan Berat Badan Menurut Agama Islam
Bersikap selektif terhadap makanan
Rasulullah SAW sangat memperhatikan makanan yang memenuhi syarat halal dan thayyib (baik). Halal berkaitan dengan urusan akhirat, yaitu halal cara mendapatkannya dan halal barangnya, sedangkan thayyib berkaitan dengan urusan duniawi, seperti baik tidaknya atau bergizi tidaknya makanan yang dikonsumsi.
Konsisten dan selektif pada minuman dan cara meminumnya.
Rasulullah SAW sangat menyukai madu yang dicampur dengan air.
Makan dengan tenang, tumaninah (konsentrasi & tertib)
Rasulullah SAW tidak tergesa-gesa dalam makan dan dalam tempo sedang.
Cepat tidur dan cepat bangun.
Beliau tidak pernah tidur melebihi kebutuhan, namun tidak pula menahan diri untuk tidur sekadar yang dibutuhkan.
Tidurlah dengan cara yang benar.
Rasulullah tidur menghadap kiblat dan menghadap ke arah kanan yang dinilai bagus untuk pencernaan.
Konsisten melakukan shaum sunnah.
Beberapa shaum sunnah yang beliau anjurkan diantaranya adalah shaum Senin Kamis, ayyamul bith, shaum Daud, shaum enam hari di bulan Syawal, dsb. Secara ilmiah, shaum juga terbukti sangat bermanfaat.
Selain tips fisik di atas, Rasulullah SAW juga sangat mantap dalam ibadah ritualnya, khususnya sholat, sehingga beliau pun memiliki keterampilan yang tinggi dalam mengelola emosi, pikiran dan hati.
Penelitian-penelitian terkini dalam bidang kesehatan membuktikan bahwa kemampuan dalam mengelola hati, pikiran dan perasaan, serta ketersambungan yang intens dengan Allah SWT akan menentukan kualitas kesehatan seseorang, jasmani maupun rohani.

Nah salah satu program diet yang bisa kamu jalankan dengan puasa adalah puasa Senin Kamis. Dan tahukah kamu bahwa puasa 2 kali dalam seminggu juga sudah mulai banyak diadaptasi oleh program diet lain dengan nama diet 5:2 yakni 5 hari tidak puasa, dan 2 hari puasa. Akan tetapi alangkah baiknya jika kamu konsisten melakukan puasa senin kamis sebagai ibadah dan tanda cinta terhadap sunnah Rasulullah. Bukan itu saja, berikut ini adalah manfaat dan keajaiban dari puasa Senin-Kamis:
Membantu peremajaan sel-sel kulit
Sel-sel kulit manusia yang sudah mati perlu diganti atau dengan kata lain diremajakan kembali. Nah puasa senin kamis berhubungan dengan metabolisme dalam tubuh manusia yang berhenti saat berpuasa. Hal itu menyebabkan sel-sel tubuh dapat bekerja bisa lebih aktif lagi.
Mengencangkan kulit
Seperti halnya peremajan kulit, saat Anda berpuasa sehari penuh metabolisme dalam tubuh juga ikut beristirahat sehingga membuat sel-sel dalam tubuh bekerja lebih maksimal. Hasilnya, antara lain, organ tubuh luar, seperti kulit akan lebih sehat dan kencang.
Mengeluarkan racun dalam tubuh
Racun atau toksin yang bercampur dalam lemak dan darah berasal dari makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari. Dan untuk mengeluarkan racun tersebut bukan hanya dengan berolah raga saja. Namun kamu bisa berhenti mengkonsumsi makanan dan minuman minimal selama sehari, agar racun dapat dikeluarkan dengan efektif.
Mengistirahatkan organ pencernaan
Organ – organ tubuh manusia, seperti organ pencernaan manusia perlu diistirahatkan dan perlu dikosongkan. Pengistirahatan tersebut bisa didapatkan melalui puasa senin – kamis. Sehingga setelah istirahat tersebut, organ – organ tubuh kamu bisa melakukan kinerjanya lebih baik lagi.
Wah banyak sekali ya manfaat dari menjalankan sunnah Rasulullah. Selamat menjalankan hidup sehat dengan islami ya!
Untuk mendapatkan hasil yang ideal, kita harus bersabar dan disiplin dalam menjalankannya. Usaha melangsingkan tubuh harus dimulai dengan niat yang positif dan hanya karena Allah Swt.. Saat melakukan program menurunkan berat badan, akan terjadi perubahan pada tubuh—seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya: pola waktu makan, penyesuaian makanan, dan minuman yang dikonsumsi berdasarkan kebutuhan dan situasi.
Perubahan akan lebih mudah dilakukan dengan menyesuaikan kebiasaan. Jika sudah terbiasa, tentu akan lebih mudah dilakukan. Intinya, kunci keberhasilan menurunkan berat badan adalah niat, mampu membatasi atau mengontrol diri, ikuti cara yang sudah dipaparkan di atas, dan bersabarlah menunggu hasilnya. Jika kita melakukannya dengan konsisten, insya Allah tubuh sehat, pahala pun dapat. Demikian pembahasan mengenai cara langsing alami dengan diet secara islami. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!